Kota Pekalongan (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan mengapresiasi pelaksanaan Festival Kompetisi Anak Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Pekalongan Tahun 2026 yang digelar di RA Muslimat NU Masyithoh 08 Kertoharjo, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kelompok Kerja RA (KKRA) ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menanamkan nilai karakter, kreativitas, serta fondasi spiritual anak sejak usia dini.
Festival diikuti 26 lembaga RA dengan menghadirkan berbagai lomba edukatif, seperti pildacil, tahfidz, tari kreasi, hingga estafet lari melempar bola. Antusiasme peserta tampak tinggi, dengan anak-anak tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan, Abdul Wahab, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fase krusial dalam membentuk kepribadian. Menurutnya, kegiatan yang memadukan unsur religius, seni, dan motorik menjadi sarana efektif dalam mengembangkan potensi anak secara utuh. “Tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga harus kuat secara spiritual dan berakhlak baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kemenag berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda berkelanjutan guna memperkuat sinergi dengan KKRA dalam meningkatkan mutu pendidikan RA. Festival ini juga dinilai mampu menjadi ruang ekspresi sekaligus mempererat silaturahmi antarpendidik.
Ketua KKRA Kota Pekalongan, Siti Asiyah, menambahkan bahwa festival dirancang untuk mengakomodasi berbagai aspek perkembangan anak secara seimbang. Ia memastikan kegiatan ini akan terus dikembangkan sebagai program tahunan, dengan harapan mampu mendorong lahirnya generasi yang kreatif, percaya diri, dan berakhlak mulia.
Selain itu, pelaksanaan festival juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran satuan pendidikan RA dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Kemenag Kota Pekalongan menilai pendekatan ini sejalan dengan upaya penguatan pendidikan karakter sejak usia dini, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang adaptif dan berdaya saing di masa depan.













