Kota Pekalongan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Abdul Wahab, menghadiri kegiatan Silaturahim dan Buka Bersama Imam serta Muazin Masjid dan Musala se-Kota Pekalongan yang diselenggarakan oleh Kospin Jasa. Kegiatan yang berlangsung di Gedung HA Djunaid Convention Center, Rabu (11/3/2026) tersebut diikuti sekitar 2.500 imam dan muazin dari berbagai masjid dan musala di Kota Pekalongan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid, Ketua Umum Kospin Jasa H. M. Andy Arslan Djunaid, jajaran Forkopimda, para tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para imam dan muazin dalam jumlah besar menunjukkan kuatnya peran mereka dalam menjaga kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahim tersebut. Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan para imam dan muazin ini tidak hanya menjadi momentum mempererat ukhuwah, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap para pelayan umat yang selama ini konsisten membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Ia menilai, imam dan muazin memiliki peran strategis dalam menjaga syiar Islam di tengah masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terbangun semangat kebersamaan serta sinergi antara tokoh agama, masyarakat, dan berbagai lembaga dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf turut mengapresiasi konsistensi Kospin Jasa yang setiap tahun menyelenggarakan kegiatan serupa. Menurutnya, peran para imam dan muazin sangat penting dalam menjaga kehidupan spiritual masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.
Ketua Umum Kospin Jasa H. M. Andy Arslan Djunaid menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan selama 11 tahun sebagai bentuk kepedulian kepada para tokoh agama di Kota Pekalongan. Tahun ini, pihaknya mengundang sekitar 2.505 imam masjid, imam musholla, serta para muazin dari seluruh wilayah Kota Pekalongan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini telah berlangsung selama 11 tahun. Pada kesempatan ini kami mengundang sekitar 2.505 imam masjid, imam musholla, para muazin, serta tamu undangan lainnya untuk bersilaturahim dan berbuka bersama,” jelasnya.
Selain kegiatan silaturahim dan buka bersama, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan santunan kepada keluarga imam atau muazin yang telah meninggal dunia sebesar Rp5 juta per orang sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan atas pengabdian mereka dalam melayani umat.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kebersamaan yang semakin kuat antara para tokoh agama, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Kota Pekalongan.









