Kota Pekalongan ( Humas ) – Prestasi membanggakan ditorehkan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah Kertoharjo, Kota Pekalongan. Auna Alfi Himayana, salah satu siswi madrasah tersebut, berhasil meraih Juara 3 Lomba Video Opini Kreatif “Misi Presiden Cilik: Selamatkan Bumi dari Sampah” tingkat nasional.
Lomba yang mengangkat isu lingkungan dan kepedulian terhadap sampah tersebut diselenggarakan oleh Masjid Raya Syekh Zayed Solo berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kota Surakarta dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dan siswi jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui karya video opini kreatif, para peserta diajak menyampaikan gagasan, kepedulian, dan solusi sederhana terkait persoalan sampah serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak usia dini. Auna berhasil menunjukkan kreativitas dan kepeduliannya terhadap lingkungan hingga mampu bersaing dan meraih posisi ketiga dalam kompetisi berskala nasional tersebut.
Penyerahan trofi penghargaan dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Masjid Raya Syekh Zayed Solo.
Kepala MI Salafiyah Kertoharjo, Abdul Fatah, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Auna. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan murid, guru pembina, orang tua, serta seluruh warga madrasah.
“Kemenangan ini bukan hanya milik murid, tapi milik kita semua. Milik guru pembina, yang tidak kenal lelah, milik orang tua yang selalu mendukung, dan milik seluruh warga madrasah yang selalu mendoakan,” ujar Abdul Fatah.
Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi dapat menjadi pemantik semangat untuk seluruh siswa MI Salafiyah Kertoharjo untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi. Ingat, menjadi juara itu mudah, yang sulit adalah mempertahankan dan menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Keberhasilan Auna juga dinilai memiliki makna lebih dari sekadar perolehan trofi. Tema lomba tentang penyelamatan bumi dari sampah memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun kebiasaan positif sejak dini.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki kesempatan yang luas untuk berkompetisi di tingkat nasional. Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan dari madrasah, guru, dan orang tua, capaiannya diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk berani berkarya, berkompetisi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta masyarakat.
Dengan diraihnya Juara 3 tingkat nasional, MI Salafiyah Kertoharjo kembali menunjukkan bahwa prestasi dapat lahir dari kreativitas, kerja keras, kepedulian, dan semangat untuk terus belajar.







