Kota Pekalongan (Humas) – Sebanyak 25 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama Kota Pekalongan resmi dilantik oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, bersama 16.138 CPNS Kementerian Agama dari seluruh Indonesia secara daring pada Kamis (21/5/2026).
Di Kota Pekalongan, prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula MAN 1 Kota Pekalongan, dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah, serta Kepala KUA Kecamatan se-Kota Pekalongan. Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti momen tersebut, menandai awal perjalanan pengabdian para CPNS sebagai abdi negara.
Dalam laporannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, menyampaikan bahwa para CPNS yang dilantik berasal dari beragam jabatan fungsional. Di antaranya guru, dosen, penghulu, penyuluh agama, serta berbagai jabatan fungsional lainnya yang akan memperkuat pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara RI, Zudan Arif Fakrulloh, memberikan pesan strategis kepada para CPNS agar mampu mengimplementasikan prinsip “4K” dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Empat prinsip tersebut meliputi kecepatan layanan, kemudahan layanan, kemanfaatan kebijakan, serta kebahagiaan masyarakat sebagai orientasi utama pelayanan publik.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam arahannya menegaskan bahwa integritas dan konsistensi dalam pengabdian merupakan fondasi utama bagi setiap ASN Kementerian Agama. Ia memperkenalkan nilai ISTIQAMAH sebagai prinsip hidup dan kerja yang harus dipegang teguh, yang meliputi Ikhlas, Sabar, Tawadhu’, Ihsan, Qanaah, Amanah, Mukmin, Akhlak, dan Hikmah.
“Selamat kepada seluruh CPNS yang hari ini resmi dilantik resmi menjadi PNS. Jadilah ASN Kementerian Agama yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga nilai-nilai moral dan spiritual dalam setiap pengabdian,” pesan Menteri Agama.
Di tingkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Abdul Wahab, turut memberikan pembinaan kepada para CPNS yang baru dilantik. Ia mengingatkan pentingnya membangun etos kerja yang kuat serta kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja, sebagaimana filosofi “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”
Lebih dari sekadar pekerjaan, Abdul Wahab mengajak para CPNS untuk menata niat pengabdian sebagai bagian dari ibadah. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus dilakukan dengan keikhlasan, menghadirkan kemudahan, serta menghindari segala bentuk pelayanan yang mempersulit masyarakat.
“Jangan jadikan ini hanya sebagai mata pencaharian, tetapi sebagai ladang ibadah. Tugas kita adalah menghadirkan kemudahan dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang kita layani,” pesannya.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi titik awal perjalanan karier para PNS, tetapi juga momentum reflektif untuk meneguhkan komitmen sebagai pelayan masyarakat yang humanis, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan nilai-nilai Kementerian Agama.














