Kota Pekalongan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan yang diwakili oleh Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Gunawan, S.H., menghadiri pembukaan Festival Aswaja Tahun 2026 di RA Muslimat NU Masyitoh 9 Pringlangu, Kota Pekalongan, Sabtu (31/10/2026).
Festival yang diselenggarakan oleh IGPAUD Kota Pekalongan ini diikuti 449 anak dari 60 lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan. Berbagai perlombaan digelar untuk mengenalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus melatih keberanian dan sportivitas anak sejak dini.
Ketua IGPAUD Kota Pekalongan, Siti Asiyah, M.Pd., menjelaskan bahwa festival tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni menanamkan sportivitas dan pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah kepada anak-anak serta menjaring peserta terbaik untuk mewakili Kota Pekalongan di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Sejumlah lomba yang digelar meliputi estafet gelas membentuk menara, tartil surat pendek, Senam Anak Indonesia Hebat, serta bercerita tentang hidup sehat menggunakan alat peraga gambar. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar tampil di hadapan orang banyak.
Sementara itu, Ketua YPMNU Kota Pekalongan, Maskiyah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dan orang tua yang turut mendampingi selama kegiatan berlangsung. Ia berharap Festival Aswaja dapat membantu membentuk generasi yang cerdas, ceria, dan terbiasa mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Festival Aswaja merupakan agenda rutin dua tahunan yang berkaitan dengan momentum Hari Santri. Para peraih juara pertama akan berkesempatan mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 23 November 2026 di Kota Magelang.
Kehadiran perwakilan Kemenag Kota Pekalongan dalam pembukaan festival ini turut menandai dukungan terhadap kegiatan pendidikan yang memadukan pengenalan nilai keagamaan dengan pengembangan potensi anak. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus mempererat keterlibatan lembaga pendidikan dan orang tua dalam mendampingi perkembangan mereka.












