Semarang (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi (Monev), serta Pengendalian Internal Triwulan II yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah di Auditorium Majeng, Senin (13/7/2026). Kehadiran Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan, Abdul Wahab, menjadi wujud komitmen aktif daerah dalam menyelaraskan arah kebijakan dan penguatan kinerja kelembagaan.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, diikuti seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus merumuskan langkah konkret menghadapi agenda prioritas ke depan.

Dalam arahannya, Saiful Mujab menegaskan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan digelar di Jawa Tengah. Ia mendorong peran aktif satuan kerja di daerah, termasuk madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA), untuk menggaungkan pelaksanaan MTQ kepada masyarakat.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan Abdul Wahab menyatakan kesiapan jajarannya untuk berkontribusi optimal. Ia menekankan bahwa sinergi lintas unit, khususnya melalui madrasah dan KUA, akan dioptimalkan sebagai saluran edukasi dan publikasi.
Selain aspek publikasi, dukungan terhadap kafilah Jawa Tengah juga menjadi perhatian. Peserta yang sedang mengikuti Training Centre (TC), termasuk dari kalangan santri dan siswa, diharapkan mendapat kemudahan izin dan dukungan penuh dari satuan pendidikan. Hal ini dipandang sebagai bagian dari upaya kolektif untuk mendorong performa terbaik kafilah Jawa Tengah.
Dalam forum tersebut, juga dibahas kesiapan teknis daerah, termasuk penyiapan liaison officer (LO) untuk mendampingi kafilah dari provinsi lain, serta upaya menggerakkan partisipasi masyarakat agar hadir langsung di venue perlombaan. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan atmosfer MTQ yang semarak dan berdampak luas.
Melalui keikutsertaan dalam Rakor ini, Kemenag Kota Pekalongan memperkuat komitmen dalam menjalankan agenda strategis Kementerian Agama, sekaligus memastikan setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat daerah dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.












