Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
Kementerian Agama Kota Pekalongan
  • Beranda
  • Berita
    • Bimbingan Masyarakat Islam
    • Pendidikan Agama Islam
    • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
    • Pendidikan Madrasah
    • Penyelenggara Zakat dan Wakaf
    • Pembimbing Masyarakan Kristen
    • Pembimbing Masyarakan Hindu
    • Pembimbing Masyarakat Katolik
    • Pembimbing Masyarakat Buddha
  • Siaran Pers
  • Literasi KeagamaanNEW
  • Profile
    • Struktur Organisasi
    • Visi dan Misi
    • Kedudukan, Tugas & Fungsi
    • Sejarah
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
    • Bimbingan Masyarakat Islam
    • Pendidikan Agama Islam
    • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
    • Pendidikan Madrasah
    • Penyelenggara Zakat dan Wakaf
    • Pembimbing Masyarakan Kristen
    • Pembimbing Masyarakan Hindu
    • Pembimbing Masyarakat Katolik
    • Pembimbing Masyarakat Buddha
  • Siaran Pers
  • Literasi KeagamaanNEW
  • Profile
    • Struktur Organisasi
    • Visi dan Misi
    • Kedudukan, Tugas & Fungsi
    • Sejarah
  • Kontak
Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Kemenag Kota Pekalongan
Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
  • Beranda
  • Berita
  • Siaran Pers
  • Literasi Keagamaan
  • Profile
  • Kontak
Beranda Berita News

Resmi Dibuka, Jakarta Plurilateral Dialogue 2023 Serukan Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

oleh adminweb
30 Agustus 2023
Dalam Kategori News
Durasi Membaca: 2 Menit
A A
0
Resmi Dibuka, Jakarta Plurilateral Dialogue 2023 Serukan Perkuat Toleransi Antarumat Beragama
13
TAMPIL
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsApp

Menko PMK Muhadjir Efendi membuka JPD 2023

KOTA PEKALONGAN (Humas) — Gelaran Jakarta Plurilateral Dialogue (JPD) 2023 resmi dibuka Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy pada Selasa (29/8/2023) di Hotel Borobudur, Jakarta. Pada kesempatan tersebut, ia menyatakan bahwa JPD 2023 mengangkat tema toleransi sebagai urgensi kemanusiaan di tengah-tengah maraknya perilaku diskriminasi dan intoleransi berdasarkan agama dan kepercayaan yang terjadi secara global.

“JPD 2023 menjadi relevan guna menjawab tantangan perdamaian dunia, untuk itu budaya toleransi perlu untuk menjaga kebhinekaan masyarakat dan seluruh negara perlu bekerja sama secara konstruktif untuk membangun budaya toleransi,” ujar Muhadjir.

Dalam mempromosikan budaya toleransi global, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi kembali mengingatkan pentingnya komitmen tiap-tiap negara dalam mengimplementasikan Resolusi 16/18. Oleh sebab itu, forum dialog JPD 2023 diharapkan menjadi praktik baik dalam menyampaikan budaya toleransi berbasis agama untuk negara-negara anggota.

“Beberapa hal yang perlu kita jalankan bersama dalam mengedepankan nilai toleransi berbasis agama, kita harus menyeimbangkan antara kebebasan berekspresi dengan bebas dari diskriminasi, membangun kerangka hukum yang jelas dalam melawan diskriminasi berbasis agama dan mempromosikan inovasi dalam melawan intoleransi,” ujar Retno.

Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama Republik Indonesia turut menyatakan pentingnya toleransi umat beragama dalam menciptakan kehidupan bersama yang lebih adildi tengah perkembangan global saat ini. Dalam pidatonya, menteri yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut menyatakan, pengalaman Indonesia dalam merawat toleransi erat kaitannya dengan budaya demokrasi yang dianut oleh masyarakat Indonesia.

“Indonesia merupakan salah satu negara dengan eksperimen toleransi terpanjang dan paling intens. Tradisi dan kepercayaan Indonesia mendorong warga negara untuk memahami, mengilustrasikan, dan menerjemahkan perbedaan menjadi fakta yang dapat dimengerti dan diadaptasikan dalam pergaulan sesama warga,” ujar Gus Yaqut.

“Kami, Indonesia menyadari betul bahwa tak ada hidup bersama yang tidak plural, tidak ada sejarah yang tidak ditandai dengan kemajemukan. Pluralitas adalah ciri kodrati tata realitas, baik natural maupun kultural. Karena itu penolakan terhadap pluralitas sesungguhnya adalah penyangkalan terhadap realitas,” sambungnya.

Agenda JPD 2023 yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden, Kementerian Agama dan Kementerian Luar Negeri meliputi 5 sesi dialog yang mengeksplorasi praktik terbaik dan pembelajaran dari berbagai pemangku kepentingan di seluruh dunia dalam memperkuat implementasi Resolusi 16/18 UNHCR. Melalui kolaborasi ketiga kementerian dan lembaga ini ingin menunjukan modalitas Indonesia untuk memajukan dan mendorong pemenuhan Hak Asasi Manusia tanpa diskriminasi berbasis agama dan kepercayaan.

Sebagai informasi, resolusi PBB ini merupakan resolusi untuk memerangi intoleransi, stereotip negatif dan stigmatisasi, serta diskriminasi, hasutan terhadap kekerasan, dan kekerasan terhadap orang berdasarkan agama atau kepercayaan.(benny andrios/fzn)

ShareSend
Artikel Sebelumnya

Kemenag Susun Standar Kompetensi Kerja Nasional Pembimbing Ibadah Haji

Artikel Selanjutnya

Raker dengan DPR, Menag Usul Kenaikan Honor Penyuluh Agama Non-PNS

Artikel Terkait

Hadir di Rakor Kanwil, Abdul Wahab Tegaskan Komitmen Kemenag Kota Pekalongan Perkuat Layanan Publik
News

Hadir di Rakor Kanwil, Abdul Wahab Tegaskan Komitmen Kemenag Kota Pekalongan Perkuat Layanan Publik

oleh adminweb
15 Jul 2026
0

Semarang (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi (Monev), serta Pengendalian...

SelanjutnyaDetails
Di Momen HBP ke-62, Kemenag Kota Pekalongan Terima Penghargaan Pembinaan Kepribadian

Di Momen HBP ke-62, Kemenag Kota Pekalongan Terima Penghargaan Pembinaan Kepribadian

27 Apr 2026
Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30

Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30

27 Apr 2026
Kemenag Kota Pekalongan Ikuti Breakfast Meeting Bersama Menteri Agama Bahas Kesiapan Pelayanan Jelang Mudik Idul Fitri

Kemenag Kota Pekalongan Ikuti Breakfast Meeting Bersama Menteri Agama Bahas Kesiapan Pelayanan Jelang Mudik Idul Fitri

10 Mar 2026
Audiensi Kemenag Kota Pekalongan dan PD Muhammadiyah Dorong Kerukunan dan Kemajuan Bangsa

Audiensi Kemenag Kota Pekalongan dan PD Muhammadiyah Dorong Kerukunan dan Kemajuan Bangsa

23 Jan 2026
Kemenag Kota Pekalongan Peduli, Bantu Warga Terdampak Banjir

Kemenag Kota Pekalongan Peduli, Bantu Warga Terdampak Banjir

21 Jan 2026
Artikel Selanjutnya

Raker dengan DPR, Menag Usul Kenaikan Honor Penyuluh Agama Non-PNS

Komisi VIII Apresiasi Kemenag Dapat WTP Tahun Anggaran 2022

Ditzawa & BSI Maslahat Sinergi Optimalkan Zakat dan Perkuat Ekonomi Umat

Kategori

  • Berita
  • Bimbingan Masyarakat Islam
  • Informasi Penting
  • Literasi Keagamaan
  • News
  • Pembimbing Masyarakan Hindu
  • Pembimbing Masyarakan Kristen
  • Pembimbing Masyarakat Katolik
  • Pendidikan Agama Islam
  • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
  • Pendidikan Madrasah
  • Penerangan Agama Islam Zakat Dan Wakaf
  • Penyelenggara Haji Dan Umroh
  • Profil
  • Siaran Pers
  • Urusan Agama Islam Dan Pembinaan Syariah

Arsip

© 2026 Kementerian Agama Kota Pekalongan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Translate »
  • Beranda
  • Berita
    • Bimbingan Masyarakat Islam
    • Pendidikan Agama Islam
    • Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
    • Pendidikan Madrasah
    • Penyelenggara Zakat dan Wakaf
    • Pembimbing Masyarakan Kristen
    • Pembimbing Masyarakan Hindu
    • Pembimbing Masyarakat Katolik
    • Pembimbing Masyarakat Buddha
  • Siaran Pers
  • Literasi Keagamaan
  • Profile
    • Struktur Organisasi
    • Visi dan Misi
    • Kedudukan, Tugas & Fungsi
    • Sejarah
  • Kontak
Tidak ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil

© 2026 Kementerian Agama Kota Pekalongan

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.