Kota Pekalongan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Dr. H. Abdul Wahab, S.Ag., M.Si., menghadiri kegiatan Harlah, Akhirussanah, dan Tasyakuran Pondok Pesantren Al Mubarok Medono, Kota Pekalongan. Kegiatan tersebut menjadi momentum syukur sekaligus pelepasan santri dan santriwati yang telah menyelesaikan masa pendidikannya.
Dalam sambutannya, Kakankemenag menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para santri dan santriwati yang telah diwisuda. Ia berharap ilmu yang telah diperoleh selama menimba pendidikan di pondok pesantren dapat diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat, serta menjadi bekal dalam mengabdi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Santri memiliki peran strategis di masyarakat. Ilmu yang diperoleh di pesantren hendaknya tidak berhenti pada tataran pengetahuan, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab dan keteladanan,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Wahab juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, keharmonisan dan toleransi merupakan kunci utama dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang damai dan sejuk, khususnya di Kota Pekalongan yang dikenal dengan keberagaman dan nilai-nilai kebersamaannya.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pengasuh Pondok Pesantren Al Mubarok Medono, para ustadz dan ustadzah, wali santri, serta para alumni santri. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai wujud rasa syukur atas capaian pendidikan para santri sekaligus komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.






