Segenap Pejabat, ASN dan Pegawai Kementerian Agama Kota Pekalongan mengucapkan : " Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H / 2021 M Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin || " AYO IMUNISASI, BERSATU SEHATKAN NEGERI " || Keluarga Besa kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan mengucapkan selamat menunaikan ibadah Puasa 1442 H / 2021 M tetap waspada terapkan protokol kesehatan , pakai masker, jaga jarak , sering cuci tangan, jauhi kerumunan dan membatasi mobilitas ||

Syarat Rukun Puasa Ramadhan

2017-06-07 13:14:57

Kota Pekalongan- PAI Fungsional Kantor Kemenag Kota Pekalongan Drs Subki menjadi penceramah selanjutnya dalam kegiatan Tausiyah Ramadhan atau Kultum bagi pegawai Kantor Kemenag Kota Pekalongan di Mushola Al Ikhlas, Selasa (06/06/2017). Kegiatan dilaksanakan usai pelaksanaan sholat dhuhur bersama.

Drs. Subki menyampaikan tata cara meliputi syarat, rukun serta larangan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Diantaranya berbagai aturan yang bersifat batiniyyah yang harus diperhatikan agar puasa tidak menjadi sia – sia atau tidak mendapat fadhilah sama sekali.

"Berikut adalah syarat, rukun serta beberapa larangan bagi orang yang berpuasa bulan Ramadhan," kata Subki.

Lebih lanjut disampaikan mengenai pengertian syarat adalah perkara yang wajib dipenuhi dan berlaku terus menerus. Dalam kaitannya dengan puasa Ramadhan, syarat wajib adalah perkara yang wajib dipenuhi sejak sebelum melaksanakan puasa hingga selesainya puasa (saat berbuka). Jumlahnya ada 4 :

  1. Islam, baligh (dewasa), Hanya yang beragama Islam yang diwajibkan melaksanakan puasa Ramadhan.
  2. Berakal, bagi orang gila, penyandang epilepsi tidak diwajibkan melaksanakan puasa Ramadhan.
  3. Mampu secara fisik, Orang yang tidak mampu melaksanakan puasa Ramadhan dikarenakan sakit atau dikarenakan memang benar-benar lemah fisik (dalam arti, apabila dipaksakan berpuasa bisa timbul risiko yang sangat besar seperti sakit parah atau menimbulkan kematian), maka tidak diwajibkan melaksanakan puasa Ramadhan.
  4. Suci dari haid dan nifas, Bagi wanita yang sedang datang bulan atau menstruasi dan yang sedang dalam keadaan nifas tidak diwajibkan melaksanakan puasa Ramadhan. Akan tetapi dia wajib untuk qodlo’ atau mengganti puasa dikemudian hari.

Sedangkan syarat sah puasa Ramadhan atau yang membuat puasa menjadi sah adalah ke empat hal di atas ditambah satu yaitu Mumayyiz atau sudah dapat membedakan antara yang baik dan buruk.

Sementara rukun puasa adalah teknis yang harus dilaksanakan bagi orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan tidak boleh ditinggal sama sekali.

  1. Niat pada waktu malam hari. Sekali lagi, niat puasa Ramadhan wajib dilakukan pada malam hari. Kalau meninggalkan niat pada malam hari entah karena lupa atau sengaja maka puasanya tidak dibilang sah dan wajib mengulangnya setelah Ramadhan usai.
  2. Imsak yaitu menahan diri dan meninggalkan hal-hal yang bisa membatalkan puasa dari mulai waktu fajar hingga terbenamnya matahari atau Maghrib.