Tetap disiplin 5M dan terapkan protokol kesehatan Mari tetap di rumah, dan doakan pandemi segera berakhir. Dari Rumah untuk Indonesia #PrayFromHome || " AYO IMUNISASI, BERSATU SEHATKAN NEGERI " ||

Kantor Urusan Agama


KUA Kecamatan Pekalongan Selatan

2015-02-25 09:07:13

Pekalongan- Kantor Urusan Agama Kecamatan Pekalongan Selatan yang berlokasi di Jl. HOS Cokroaminoto No. 351, Telp. 413312 Kuripan Kidul, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat bukan hanya terbatas pada nikah dan rujuk saja, namun juga pada hal-hal yang berkaitan pada seluruh kegiatan masyarakat islam seperti kemasjidan, perwakafan, ibadah sosial, penyelenggaraan manasik haji tingkat kecamatan dan lain-lain.

MISI DAN VISI

Visi      : 

“ Terwujudnya pelayanan dalam bidang keagamaan untuk  menjadikan agama sebagai pelopor, inspirator, motifator, Terwujudnya masyarakat Pekalongan Selatan yang  Beriman, bertaqwa, berwawasan kebangsaan, berjiwa Toleransi dan sejahtera lahir batin.”

Misi     :

1. Memberikan pelayanan dibidang administrasi, Informasi keagamaan, dan pelayanan kerumah tanggaan serta pembinaan kerukunan hidup umat beragam;

2. Memberikan pelayanan prima pada bidang kehidupan beragama yang meliputi kepenghuluan, ibadah sosial, pengembangan keluarga sakinah, kemitraan umat beragama yang mengembangkan zakat dan wakaf serta pelayanan dibidang manasik haji.

3. Memberikan bimbingan pemberdayaan masjid dalam  rangka peningkatan keimanan dan ketaqwaan umat beragama dan kerukunan hidup umat beragama.

TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan

  1. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam masalah  perkawinan dan menyadarkan mereka agar peristiwa pernikahan tercatat di KUA dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum syariat Islam maupun menurut Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.
  2. Meningkatkan keimanan dan kesadaran beragama masyarakat agar Terbetuk aqidah yang kuat serta membentengi diri dari perbuatan syirik dan selalu taat beribadah kepada Allah SWT.
  3. Meningkatkan kerukunan hidup beragama dalam rangka menciptakan Iklim yang sejuk dan kondusif di tingkat Kecamatan.

Sasaran

  1. Terwujudnya pelayanan kepada masyarakat yang prima di bidang kepenghuluan dan diharapkan akan lahir keluarga-keluarga sakinah serta terhindar perselisihan bagi para pasangan pengantin.
  2. Terealisasinya kerukunan antar dan intern umat beragama di wilayah              Kecamatan Pekalongan Selatan.
  3. Terciptanya masyarakat agamis yang kondusif, tekun beribadah kepada Allah SWT, jauh dari perbuatan dosa.

PROGRAM KERJA

            Kebijakan

  • Ø UU No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan
  • Ø KMA No.1 Tahun 2002 tentang   program kerja Kemenag

            Program

  • Memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam masalah perkawinan,baik berupa penasehatan maupun pencatatan peristiwa Nikah
  • Memberikan penerangan kepada masyarakat serta meningkatkan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dakwah islamiyah
  • Membina kerukunan umat beragama di Kecamatan Pekalongan Selatan melalui musyawarah antar dan intern umat beragama
  • Pembinaan Staf oleh kepala untuk selalu meningkatkan kinerja melalui  semboyan ikhlas beramal dalam melayani masyarakat dalam bidang keagamaan.

             Kegiatan

  • Melakukan proses pernikahan mulai dari pendaftaran, penasehat sampai dengan menghadiri dan melakukan pencatatan peristiwa nikah.
  • Melakukan dakwah dalam rangka membina keluarga sakinah, membantu pengembangan tilawatil qur’an, melayani penyelesaian sertifikat tanah wakaf serta menyelenggarakan manasik haji kelompok tingkat kecamatan.
  • Mengadakan pertemuan dalam rangka musyawarah dengan tokoh- tokoh umat beragama secara periodik.
  • Mengadakan pertemuan dengan staf dan penghulu maupun kepada para pembantu penghulu se- Kecamatan pekalongan selatan 1 bulan sekali, dan mengadakan penataran calon pengantin di BP4.
  • Menyampaikan syair, amar ma’ruf nahi mungkar kepada masyarakat  kecamatan Pekalongan Selatan. 

Pelaksanaan kegiatan yang ada hubungannya dengan pencatatan nikah dan rujuk adalah usaha-usaha pembinaan perkawinan yakni bagaimana caranya memasyarakatkan dan membudayakan UU No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan diantaranya : 

  • Mengikut sertakan calon pengantin mengikuti penataran yang dilaksanakan oleh BP4 Kota Pekalongan.
  • Memberikan bimbingan kepada calon pengantin pada waktu diadakan      pemeriksaan.
  • Memberikan bimbingan / penyuluhan kepada masyarakat melalui konsultasi perorangan , perkumpulan dan lain-lain 

Penyelesaian tanah wakaf

Penyelesaian tanah wakaf berjalan cukup baik, yaitu 217 bidang dengan luas                160.013,12m2 sudah berhasil disertifikatkan 217 bidang dengan luas 160.013,12m (data tahun 2009).        

Pembinaan Kemasjidan

Pembinaan kemasjidan baik berupa Idaroh, Imaroh, Ri’ayahnya telah nampak hasilnya meskipun masih perlu ditingkatkan seperti :    

  • Tersedianya perpustakaan masjid meskipun sederhana dan masih minim buku-bukunya, dikarenakan kurangnya penunjang maupun manajemen pengelolaan yang belum baik.
  • Pendataan masjid, musholla, dan langgar untuk kecamatan Pekalongan Selatan.

Masjid                : 18 buah

Musholla            :  4 buah

Langgar              :  148 buah

Ibadah Sosial

Kegiatan ibadah sosial Kantor Urusan Agama Kecamatan Pekalongan Selatan antara lain :

1) Pendataan pengurus Bazis baik tingkat Kecamatan maupun tingkat Desa /      Kelurahan hanya Operasionalnya yang belum berjalan dengan baik  dikarenakan kurang sadarnya dari masyarakat tentang keberadaan BAZIS.

2)  Pendataan amil zakat, mustahiq dan muzaki lewat pembantu penghulu.

3) Mengumpukan infaq BAZ yang pengumpulannya dikoordinir oleh seksi Bimas Islam Kankemenag Kota Pekalongan.

Pembinaan Gerakan Keluarga Sakinah

Pembinaan Gerakan Keluarga Sakinah mempunyai tujuan umum yaitu upaya peningkatan sumber daya manusia secara terpadu antara masyarakat dan pemerintah dalam mempercepat mengatasi krisis yang melanda bangsa indonesia untuk mewujudkan masyarakat madani yang bermoral tinggi, penuh keimanan, ketaqwaan dan akhlak mulia. Kegiatan di awali dengan pendataan mengenai keluarga pra sakinah, sakinah I, sakinah II, sakianah III, dan sakinahplus. Adapun kendala yang dihadapi petugas pendata adalah didalam menanyakan sholat, puasa dan lain-lain karena hal tersebut menyangkut ibadah perorangan sehingga orang yang kurang sadar akan tersinggung.

Penyelenggaraan manasik Haji kelompok

KUA Kecamatan Pekalongan Selatan telah menyelenggarakan manasik haji kelompok tingkat kecamatan yang diantaranya di masjid Ar-rohman Banyurip Ageng  berjalan dengan baik dan sukses, tanpa ada halangan, meskipun masih perlu ditingkatkan lagi pelayanannya.

Kegiatan Lintas Sektoral

  1. Mengikuti rapat-rapat koordinasi yang diadakan oleh Camat maupun       instansi Lintas Sektoral
  2. Mengikuti upacara-upacara hari Besar Islam Nasional yang diadakan tingkat Kecamatan
  3. Melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang dilaksanakan di tingkat Kecamatan.

Pada akhirnya pegawai kantor urusan agama se Pekalongan Selatan telah bekerja sesuai peraturan yang berlaku meskipun ada yang kurang menyadari bidang tugasnya masing-masing sehingga berakibat adanya keterlambatan pelaporan, pendataan dan sebagainya. Hal tersebut telah diatasi dengan mengadakan bimbingan dan pengawasan berkala baik tiap bulan maupun tiap 3 bulan ( triwulan ) Sekali bersamaan dengan pembinaan pembantu penghulu.     

Bidang Kepegawaian Kantor Urusan Agama Kecamatan Pekalongan Selatan 

No.

Nama / NIP

Pangkat / Gol

Keterangan

1.

Agus Yahya

NIP. 197108172002121003

Penata Tk.I

III / d

Kepala

2.

Rizqon Jazila, S.Ag

NIP. 197305272006041010

Penata Tk.I

III / d

Penghulu

3.

Zamronah

NIP.196705141989032016

Penata Tk.I

III/d

Pengelola

4.

Nur Chayati

NIP.197104072007012030

Pengatur 

II / c

Pengolah

5.

Agus Riyadi

NIP.198008232009101003

 Pengatur Muda

II/c 

Pengelola

5.

Karmujiono

NIP.197702202009011011

Pengatur Muda 

II/c

Pengadministrasi

 

Data kekuatan pegawai pembantu penghulu 

No.

Nama

Kelurahan / Desa

Keterangan

1.

H.Bunawi D

Kradenan

Pembantu Penghulu

2.

Husni

Banyurip Alit

Pembantu Penghulu

3.

Kamsir Muin

Banyurip Ageng

Pembantu Penghulu

4.

A.Turmudzi

Buaran

Pembantu Penghulu

5.

Asmuni

Jenggot

Pembantu Penghulu

6.

Yahya

Kertoharjo

Pembantu Penghulu

7.

Slamet Mukhlisin

Kuripan Kidul

Pembantu Penghulu

8.

M. Fadlun

Kuripan Lor

Pembantu Penghulu

9.

Buchori

Yosorejo

Pembantu Penghulu

10.

Shodiqin

Duwet

Pembantu Penghulu

11.

A.Khaliri

Duwet

Pembantu Penghulu

12.

H.Kaelani

Soko

Pembantu Penghulu

 


KUA Kecamatan Pekalongan Timur

2015-02-24 13:34:55

Pekalongan- KUA sebagai tempat pelayanan masyarakat, letak dan kedudukan KUA tentu harus mendapat perhatian yang baik, dengan pertimbangan agar mudah dijangkau oleh masyarakat. KUA Kec.Pekalongan Timur terletak di tengah pemukiman tepatnya di Jl. Tondano No.6A Kota Pekalongan. Bersebelahan dengan PUSKEMAS Tondano merupakan keuntungan tersendiri bagi KUA untuk pelayanan karena bisa langsung memerintahkan calon pengantin untuk imunisasi TT ke PUSKESMAS kalau ada calon pengantin yang belum imunisasi yang merupakan salah satu syarat bagi calon pengantin yang mau mendaftar pernikahan. Maih satu jalan dengan KUA terdpat juga Kantor Kecamatan Pekalongan Timur, Kantor Koramil Kec. pekalongan Timur , Kantor Bp.4 Kec. Pekalongan Timur dan SD Negeri Poncol menjadikan daerah sekitar KUA daerah yang sibuk dilalui banyak orang

Dengan Luas Kantor kurang lebih 500 M2 , terdapat ruang akad nikah, ruang Kepala, ruang Pelayanan sekaligus ruang tamu, Ruang arsip, ruang Aministrasi , musholla dan ada ruang parkir yang cukup luas  membuat pelayanan agak nyaman . namun seperti pada umumnya KUA masih kekurangan tenaga / pegawai 

Batas wilayah kec.Pekalongan Timur sebagai berikut : • Sebelah Utara : Kel.Degayu, Kel.Krapyak Lor (Wil.Kec.Pekalongan Utara) • Sebelah Selatan : Kel.Soko, Kel.Kuripan Lor, (Wil.kec.Pekalongan Selatan) • Sebelah Timur : Kel. Denasri Kulon Kel., Kel.Kali Pucang Kulon (Wil.Kec.Batang Kab. Batang) Sebelah Barat : Kle.Kebulen, Kel Bendan. Kel. Sapuro. Kergon, Kel. Dukuh dan Kel Krapyak Kidul ( Wilayah Kec. Pekalongan Utara Wilayah Kec.Pekalongan Timur ada 13 Kelurahan sebagai berikut : Poncol, Noyontaan, Sugih waras, Sampangan, Kauman, Keputran, Klego, Gamer, Dekoro, Karangmalang, Baros dan Sokorejo. 

Bidang Kepegawaian KUA Kecamatan Pekalongan Timur

No.

Nama / NIP

Pangkat / Gol

Keterangan

1.

H. 

NIP. 

Penata Tk.I

III / d

Kepala

2.

Athoillah

NIP. 196305201992031002

Penata 

III / c

Pengolah bahan adm Kepeghuluan

3.

CAHYA SABIQ DZUL FAHMIHAQ, S.Pd.I

NIP.198402072005011001

Penata

III/c

Penghulu

 4.

Solichatun 

NIP.197211212007012015

Pengatur Tk. I

II/d 

 Pengadministrasi

 5.

 Muhamad Zainul Mustofa

 NIP.198006302014111003

Pengatur Muda

II/c

 Pengadministrasi
       

 

 

Data kekuatan pegawai pembantu penghulu 

No.

Nama

Kelurahan / Desa

Keterangan

1.

Slamet Subandi

Poncol

Pembantu Penghulu

2.

Nurul Huda

Noyontaan

Pembantu Penghulu

3.

Suantono

Sugih Waras

Pembantu Penghulu

4.

Moh. Jibril

Sampangan

Pembantu Penghulu

5.

Aliman

Kauman

Pembantu Penghulu

6.

Syafi’i Zein

Keputran

Pembantu Penghulu

7.

Chamdan

Landungsari

Pembantu Penghulu

8.

Sudiro

Klego

Pembantu Penghulu

9.

Sodikin

Gamer

Pembantu Penghulu

10.

Khamim

Setono

Pembantu Penghulu

11.

Zaenal Abidin

Dekoro

Pembantu Penghulu

12.

Tachril

Karangmalang

Pembantu Penghulu

13.

Warda’i

Baros

Pembantu Penghulu

14.

 

Miftah

Sokorejo

Pembantu Penghulu

 


KUA Kecamatan Pekalongan Utara

2015-02-24 13:32:43

Pekalongan- Seiring dengan tuntutan masyarakat yang menghendaki adanya kualitas pelayanan yang serba cepat dari instansi pemerintah, tidak terkecuali di dalamnya adalah pelayanan dalam persoalan keagamaan. Dalam konteks ini Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pekalongan Utara harus merespon tuntutan tersebut dan menempati posisi penting dalam konteks pelayanan dalam persoalan keagamaan di tingkat kecamatan.

KUA merupakan unit kerja terdepan sekaligus sebagai ujung tombak dari Kantor Kementerian Agama yang secara langsung membina dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di tingkat kecamatan. Hal ini merupakan implementasi dari KMA 517 Tahun 2001 tentang penataan organisasi KUA Kecamatan.

Karena itu, aparat KUA dituntut memiliki kemampuan yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam konteks KUA Pekalongan Utara Kota Pekalongan, beban tugas tersebut bukan saja merupakan tuntutan dari visi-misi Kantor Kementerian Agama namun juga wujud dari komitmen pemerintah kota yang ingin menjadikan Pekalongan sebagai kota relijius, disamping sebagai kota yang menonjol dalam industri batiknya.

Tentu saja, terlepas dari itu semua, KUA Pekalongan Utara juga memperhatikan tuntutan dan partisipasi masyarakat di wilayah ini dalam kehidupan beragama, agar bisa sinergi dalam menjalankan program kerjanya dan menyentuh kebutuhan masyarakat dalam bidang keagamaan.

Dalam hal ini KUA Pekalongan Utara memainkan peranan penting dan fungsi strategis dalam membangun iklim dan kultur keberagamaan di sekitar wilayah kerjanya secara kondusif dan harmonis. 

BASIS SOSIAL KUA PEKALONGAN UTARA

KUA Kecamatan Pekalongan Utara terletak di jalan perintis kemerdekaan No. 7 Kraton Lor Kec. Pekalongan Utara Kota Pekalongan menempati areal tanah 1000 M2 dengan luas bangunan 90 M2. Wilayah kerja KUA meliputi 10 Kelurahan, yaitu : Krapyak Lor, Krapyak Kidul, Panjang Wetan, Kandang Panjang, Kraton Lor, Dukuh, Degayu, Pabean, Bandengan dan Panjang Baru.

Secara geografis wilayah Kecamatan Pekalongan Utara berbatasan dengan Kecamatan Pekalongan Timur di sebelah timur (bersebelahan dengan kelurahan Klego dan Gamer) Kecamatan Pekalongan Barat disebelah Barat (bersebelahan dengan Kraton Kidul).

Berdasarkan data sensus tahun 2008, penduduk Kecamatan Pekalongan Utara sebanyak 71.311 jiwa. Jika diklasifikasi menurut agama, mayoritas penduduk Kecamatan Pekalongan Utara bergama Islam yaitu sebanyak 66.159 jiwa. Yang beragama katolik sebanyak 2047. Kristen sebanyak 1753, Hindu sebanyak 480, Budha sebanyak 628 dan aliran kepercayaan dan lain-lain berjumlah 244.

Mata pencaharian mayoritas penduduk kecamatan Pekalongan Utara adalah pedagang, yaitu sebanyak 35031 orang. Sisanya, secara berturut-turut nelayan (6210), konveksi  (5310) buruh industri (11500), buruh bangunan (366), PNS (2500) dan pensiunan (4717) dan lain-lain (1226). Kecamatan Pekalongan Utara tergolong masyarakat relejius dengan memiliki 57 majelis ta’lim, 34 masjid, 125 musholla & langgar, 2 gereja, 1 pura dan 2 vihara.

 

KONDISI OBYEKTIF DAN PROGRAM KUA

KUA Pekalongan Utara Kota memiliki 5 personil pegawai, yakni 1 orang kepala, 2 orang penghulu dan 2 orang staf administrasi. Kelima personil tersebut adalah :

 

NO. NAMA PANGKAT/GOL JABATAN
1.

Masrur, S.Ag.

NIP

Pembina  ( IV/a )

 

Kepala KUa
2.

A. Nur Zainudin, S.HI

NIP

Penata (III/c Penghulu Muda
3.

Miskiyah

NIP.197505272007102004

Pengatur  ( II/c ) Pengolah bahan Adm Kepenghuluan
4.

Soma wijaya

NIP.198103122009101001

Pengatur Muda ( II/b ) Pengadministrasi
       

 

Dari kelima personil KUA tersebut disusunlah pembagian kerja yang dijabarkan dalam job description. Sebagai Kepala KUA, Masrur, S.Ag memiliki beberapa tugas, yaitu : memimpin KUA, menyusun rincian kegiatan KUA, memimpin Kantor Urusan Agama Kecamatan Pekalongan Utara, menghadiri, mengawasi dan mencatat pelaksanaan akad nikah dan rujuk, menyusun rincian kegiatan KUA, membagi tugas dan menentukan penanggung jawab kegiatan, menggerakkan dan mengarahkan pelaksanaan tugas, memantau pelaksanaan tugas staf KUA, melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dan lembaga-lembaga keagamaan, meneliti keabsahan berkas calon pengantin dan proses pelaksanaan nikah, serta menandatangani akta nikah, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan perkawinan, kemasjidan, zakat, wakaf, produk pangan halal dan ibadah sosial di lingkungan KUA, meneliti keabsahan berkas akta ikrar wakaf untuk ditanda tangani, menanggapi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang muncul di bidang urusan agama Islam, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas KUA, melaporkan pelaksanaan tugas kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan.

Sementara itu, tugas Zainudin, S.HI, selaku penghulu muda adalah menghadiri, mengawasi dan mencatat pelaksanaan akad nikah dan rujuk, menulis Buku Akta Nikah (Model N) 1 buku A, pengelola DIP-PNBP NR , memberikan bimbingan dan penyuluhan Keluarga Sakinah, melayani permohonan Duplikat Akta Nikah (Model ND), menerima dan menyetorkan biaya nikah ke kantor pos serta melaporkan penyetorannya ke Kandepag, menerima konsultasi pernikahan, membantu melaksanakan pembinaan kemasjidan, membantu tugas lain yang diberikan oleh Kepala KUA, melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan.

Kemudian Agus Yahya,S.Ag. penghulu pertama, diberi tugas untuk menghadiri, mengawasi dan mencatat pelaksanaan akad nikah dan rujuk, menerima konsultasi nikah, menerima dan mengagendakan surat masuk dan surat keluar, menulis Buku Akta Nikah ( Model N ) 1 buku B, melayani permohonan rekomendasi nikah, membuat dan melaporkan absensi pegawai, menerima, menulis dan mengarsipkan putusan Talak dan Cerai ( Model TC) , menulis buku stok dan mengurus penggunaan blangko NTCR, membantu tugas lain yang diberikan oleh Kepala KUA, melaksanakan pelaksanaan tugas kepada atasan.

Pegawai administrasi, Agus Riyadi  mempunyai tugas mengarsipkan dan membendel daftar pemeriksaan nikah (Model NB), membuat rerincian dan statistik NTCR, membuat laporan Model F.1 dan F.2 , membuat laporan triwulan data usia kawin, membuat Pengumuman Nikah (Model NC), melayani legalisir akta nikah, membantu tugas lain yang diberikan Kepala KUA, melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan.

Pegawai administrasi lainnya, Sholihatun bertugas Menerima dan mengagendakan surat masuk dan surat keluar, menulis Buku Akta Nikah ( Model N ) 1 buku B, melayani permohonan rekomendasi nikah, membuat dan  melaporkan absensi pegawai, menerima, menulis dan mengarsipkan putusan Talak dan Cerai (  Model TC) , menulis buku stok dan mengurus penggunaan blangko NTCR, membantu tugas lain yang diberikan oleh Kepala KUA.

Demikian tadi beban tugas yang mesti dijalankan oleh masing-masing personil KUA. Beban-beban tugas tersebut secara otomatis juga merupakan program kerja KUA Pekalongan Utara.

Dalam menjalankan tugas keseharian, personil KUA dibantu oleh P3N sebagai berikut : 

NO. KELURAHAN NAMA P3N
1. Krapyak Lor Miftakhul Muluk
2. Krapyak Kidul Nur Fatchurohman
3. Panjang Wetan Afif
4. Kandang Panjang Abdul Azis
5. Kraton Lor Mustofa Kamal
6. Dukuh M. Sahil
7. Degayu Sudibyo
 
8. Pabean Muhyidin
9. Bandengan A. Tjaryadi
10. Panjang Baru Ahmad Rokhman

Selain itu, mengenai program kerja, Secara garis besar program kerja KUA Pekalongan Utara tahun 2010 adalah program kerja yang pelaksanaannya disesuaikan dengan Keppres nomo 45 Tahun 1974. Dalam Keppres tersebut dikatakan bahwa KUA merupakan perpanjangan tangan Departemen Agama yang mempunyai tugas pokok “menyelenggarakan sebahagian tugas pemerintah dan pembangunan di bidang agama. Tugas tersebut disusun dalam bentuk program dan dijabarkan dalam bentuk pelayanan, bimbingan, dan pembinaan kepada masyarakat dibidang keagamaan.”  Adapun secara rinci program-program kerja KUA Pekalongan Utara sebagai berikut : 

1. Dokumentasi dan Administrasi

Kegiatannya antara lain melaksanakan surat menyurat, menghimpun dan menggunakan arsip, NR, wakaf, tempat ibadah, zakat, TPA/TPQ, majelis ta’lim dan kegiatan lainnya di masyarakat; membuat job description.

Program kerja pada bidang ini bisa dikatakan terlaksana. Akurasi data yang dimiliki KUA Pekalongan Utara telah terbukti sehingga menjadi rujukan oleh berbagai pihak yang membutuhkannya dan memudahkan pekerjaan-pekerjaan KUA ketika melakukan pembinaan dan penyuluhan keagamaan di setiap desa/kelurahan. Sebagai contoh KUA Pekalongan Utara memiliki data mengenai keberadaan masjid dan musholla berserta majelis ta’limnya disertai potensi-potensi yang dimilikinya. Data ini jelas sangat memudahkan ketika KUA hendak melakukan kegiatan penyuluhan atau sosialisasi UU tentang perkawinan melalui majelis taklim sebagai salah satu sarana yang cukup efektif. 

  1. 2. Bimbingan dan Pelayanan NR

Diantara kegiatan pada bidang ini adalah memberikan penyuluhan tentang UU Perkawinan tahun 1974; menyelenggarakan kursus calon pengantin melalui BP4. Upaya merealisasikan program kerja di bidang bimbingan dan pelayanan NR merupakan kebutuhan mendasar karena kegiatan ini bisa dikatakan sebagai ruh dari kegiatan kepenghuluan. Atau bisa dikatakan program yang satu ini merupakan program pokok atau utama dalam pelayanan keagamaan pada masyarakat, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Melaksanakan administrasi pencatatan nikah dan rujuk sesuai dengan peraturan yang berlaku (KMANo.11/2007);
  2. Memeliharan laporan arsip NR;
  3. Memelihara NR;
  4. Menyelenggarakan penataran calon mempelai sebagai realisasi tenggang waktu sepuluh hari kerja dengan materi hukum munakahat, keluarga bahagia sejahtera, gizi dan lain-lain. Pada kegiatan kursus calon pengantin atau SUSCATIN diselenggarakan tingkat Kota Pekalongan dengan mengadakan seminggu sekali kegiatan SUSCATIN yang dikuti oleh semua KUA se Kota Pekalongan.
  5. Bekerja sama dengan instansi terkait dalam melaksanakan program tetanus txcoid calon pengantin di Puskesmas

 3. Bimbingan Keluarga Sakinah

Kegiatan pada aspek ini, KUA melakukan kegiatan-kegiatan penyuluhan di masyarakat di daearah-daerah yang tergolong keluarga pra sakinah. Dari 10 Kelurahan yang ada, 1 kelurahan diantaranya menjadi daerah binaan keluarga sakinah, yakni panjang baru. Sebuah kelurahan baru yang berbasis tingkat ekonomi, sosial dan agamanya tergolong minim.

Selanjutnya KUA memilih dari sekian banyak keluarga sakinah untuk menjadi duta kecamatan dalam lomba keluarga sakinah yang diselenggarakan di tingkat Kab/Kota. 

4. Menyelenggarakan manasik Haji Kelompok

Tugas tambahan yang diberikan Pemerintah dalam pelayanan keagamaan pada masyarakat adalah KUA diberi tugas untuk menyelenggarakan manasik haji kelompok tingkat Kecamatan. Jumlah jamaah haji kecamatan Pekalongan Utara tahun 2009 adalah 96 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan dibanding tahun lalu tahun 2008  berjumlah 64 orang.

Dalam tugas yang satu ini, alhamdulillah berhasil dilaksanakan dengan baik, meskipun masih jauh dari kesempurnaan. Program ini merupakan program tahunan dalam melayani calon jamaah haji wilayah kecamatan utara. 

5. Penyelenggaraan MTQ Tingkat Pelajar dan Perwakafan 

Kegiatan pada aspek ini KUA Pekalongan Utara bekerja sama dengan instansi terkait di Kecamatan Utara, terutama Madrasah dan Sekolah mengadakan MTQ secara rutin dengan swadana. Tujuannya adalah menggali bibit unggul dalam bidang tilawah dan khafidhah, agar pelajar kita tumbuh generasi-generasi yang qur’ani.

Sementara di bidang wakaf, KUA secara aktif melayani masyarakat yang ingin mewakafkan dan mensertifikasi tanah wakaf. Dalam pengaturan perwakafan KUA Pekalongan Utara menerapkan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1997 tentang perwakafan. Ada sekitar 54.326 M2 tanah berstatus wakaf dan  sudah bersertifikat.

Keberhasilan yang telah dicapai KUA Pekalongan Utara dalam pelaksanaan program-programnya tentu saja bukan hanya karena kemampuan aparat KUA, melainkan juga karena tingginya partisipasi aktif yang dilakukan berbagai elemen masyarakat yang ada di wilayah KUA ini. Beberapa kelemahan yang masih ada tentu harus dibenahi, karena tantangan dan permasalahan yang dihadapi ke depan sangatlah berat dan kompleks. Jangan sampai di sini saja KUA Pekalongan Utara  merasa puas dengan keberhasilan yang telah dicapainya selama ini. Ke depan tugas dan peran KUA Pekalongan Utara semakin berat. 

BIODATA KEPALA KUA

Nama                        : Kasiman Mahmud Desky, M.Ag.

NIP                           : 197109092000031002

TEMPAT & Tgl Lahir    : Kutacane Aceh, 09-09-1971

PANGKAT/GOL           : Penata/III/c

JABATAN                  : Kepala KUA Pekalongan Utara

ALAMAT RUMAH         : Jl.KH.M.Mansyur Gg. 5 A/35A Bendan Telp. 0285-7049778

Alamat Kantor           : Jl.Perintis Kemerdekaan No. 7 Kraton Lor Tlp.0285-426942

Pendidikan                : S.1, IAIN SUNAN KALIJAGA Yogyakarta   Tahun 1997

S2, IAIN Walisongo  Semarang Tahun 2005

Pengalaman Jabatan : Kepala KUA Kec. Pekalongan Timur Tahun 2006-2008

Kepala KUA Kec. Pekalongan Utara tahun 2008-sekarang


KUA Kecamatan Pekalongan Barat

2015-02-23 11:40:18

Pekalongan- KUA sebagai tempat pelayanan masyarakat letak dan kedudukan KUA tentu harus mendapat perhatian yang baik, dengan pertimbangan agar mudah dijangkau oleh masyarakat. KUA Kec.Pekalongan Barat terletak di tengah pemukiman (Perumahan) Jl.Bina Griya Raya Medono Pekalongan.

Visi : Terwujudnya pelayanan prima dalam pelaksanaan tugas-tugas KUA berlandaskan

         iman, taqwa, dan akhlaq mulia.

Misi  : 1. Meningkatkan pelayanan NR(Nikah Rujuk) kepada masyarakat

          2. Meningkatkan penyuluhan keluarga sakinah kepada Catin (Calon pengantin)

          3. Meningkatkan pelayanan administrasi kemasjidan

          4. Meningkatkan pelayanan administrasi ZIS dan Wakaf

          5. Meningkatkan pelayanan lintas sektoral

 

Batas wilayah kec.Pekalongan Barat sebagai berikut :

  • Sebelah Utara : Kel.Kraton Lor, Kel.Dukuh, Kel.Bandengan (Wil.Kec.Pekalongan Utara)
  • Sebelah Selatan : Kel. Buaran, Kel.Kradenan, Kel.Jenggot (Wil.kec.Pekalongan Selatan)
  • Sebelah Timur : Kel.Sampangan, Kel.Landungsari, Kel.Keputran (Wil.Kec.Pekalongan Timur)
  • Sebelah Barat : Ds.Samborejo (Wil.Kab.Pekalongan)

Wilayah Kec.Pekalongan Barat ada 13 Kelurahan sebagai berikut :

Kraton Kidul, Kergon, Sapuro, Kebulen, Kramatsari, Bendan, Podosugih, Medono, Tirto, Tegalrejo, Bumirejo, Pringlangu, Pasirsari.

peta pekalongan

 

Bidang Kepegawaian KUA Kecamatan Pekalongan Barat

 

No.

Nama / NIP

Pangkat / Gol

Keterangan

1.

Abdoel Chodir

NIP. 196305201992031002

Pembina 

IV/a

Kepala

2.

Subhan, S.pdi

NIP.197608252006041002

Penata 

III / d

Penghulu

3.

Atinah

NIP.197104232007012019

Pegatur Muda

II/c

Pengolah Baham Adm Kepenghuluan

 5.

Amat Rokhim

NIP.197203272014111003

Pengatur Muda Tk.I

II/b

Pengadministrasi

 

     

   

 

Data kekuatan Lebe 

No.

Nama

Kelurahan / Desa

Keterangan

1.

Moh Ifham

Kraton Kidul

Lebe

2.

Abdul Basir

Kergon

Lebe

3.

Triyono

Sapuro

Lebe

4.

solichin

Kebulen

Lebe

5.

Kramatsari

Fauzi

Lebe

6.

A. Romadhon

Bendan

Lebe

7.

M. Mudlofir

Podosugih

Lebe

8.

Syaefurrohman

Medono

Lebe

9.

Habibul Mujib

Tirto

Lebe

10.

Tegal Rejo

Chotob Marom

Lebe

11.

Sobirin

Bumi Rejo

Lebe

12.

Pringlangu

Pringlangu

Lebe

13.

Romadhon

Pasirsari

Lebe